
Bagikan produk ini :
Tepung Kedelai (Non-GMO) - India
- Asal
- : India
- Nomor CAS
- : 68308-36-1
- Kode HS
- : 230400
Info Dasar
- Keadaan Fisik
- : Padat
- Penampilan/Warna
- : Light tan to yellow flakes or pellets
- Bau
- : Characteristic soy
- Kandungan Kelembaban (%)
- : <13%
- Sinonim & Nama Dagang
- : SBM; Dehulled soybean meal (HP); Soybean expeller (Non-GMO/GMO)
- Jumlah Plat Total (TPC)
- : <500,000 CFU/g
- Ragi & Jamur
- : <50,000 CFU/g
- E. Coli
- : <100 CFU/g
- Bakteri Koliform
- : <1,000 CFU/g
- Salmonella
- : Negative/25g
- Umur simpan
- : 6 months
- Ukuran Kemasan
- : 50 kg / bulk
- Jenis Kemasan
- : PP woven bag / bulk
- Kondisi Penyimpanan
- : Cool, dry; protected from humidity; pest-free
- Sertifikasi Halal
- : Available on request
- Sertifikasi Kosher
- : Available on request
- ISO/HACCP
- : Yes
- Kelas Makanan/Status Peraturan
- : Feed grade
- Protein Mentah (%, min)
- : 47.5% min (HP SBM)
- Ekstrak Lemak Kasar/Eter (%, maks)
- : 1.5% max
- Serat Mentah (%, maks)
- : 3.5% max
- Kandungan Abu - Pakan (%, maks)
- : 7.0% max
- Kandungan Kalsium, Ca (%)
- : 0.25-0.35%
- Kandungan Fosfor, P (%)
- : 0.6-0.7%
- Kecernaan Pepsin (%, min)
- : 85% min
- Kepadatan Massal
- : ~0.60 g/cm³
- Konten Lisin (%, min)
- : 2.9% min
- Pengobatan Antioksidan
- : Ethoxyquin (optional)
- Deklarasi Spesies Asal
- : Glycine max (Soybean)
- Aflatoksin B1
- : <5 ppb
- Logam Berat - Pakan (As, Pb, Hg, Cd)
- : Compliant
- Dioksin & PCB (pg WHO-TEQ/g lemak)
- : Compliant
Kategori
Bagikan produk ini :
Ikhtisar Singkat
Tepung kedelai adalah produk yang diperoleh setelah minyak diekstraksi dari kedelai utuh. Biasanya ada dalam 3 bentuk: penuh lemak, dihilangkan lemaknya atau dihilangkan lemaknya dan dihilangkan kulitnya, semuanya mengandung konsentrasi protein yang berbeda dan energi yang dapat dimetabolisme. Makanan biasanya diproses menjadi serpihan untuk memfasilitasi ekstraksi minyak dari kacang yang sebenarnya. Tepung kedelai mengandung banyak protein yang sangat mudah dicerna, terdiri dari beberapa asam amino esensial untuk ternak dan unggas. Oleh karena itu, tepung kedelai terutama digunakan sebagai suplemen protein dalam pakan ternak.
Proses Manufaktur
Tepung kedelai diproduksi terutama melalui 2 proses: proses expeller (pengepresan), dan ekstraksi pelarut.
1. Proses Expeller
Dalam proses ini, sebuah expeller, yang terdiri dari sekrup yang berputar di dalam sangkar silinder digunakan untuk menekan kedelai yang dimasukkan di antara sekrup dan laras. Kedelai kemudian dikompresi secara progresif atau bertahap saat bergerak melalui laras. Kedelai harus dibersihkan, dikupas, dimasak dan dikeringkan sebelum memasuki expeller. Untuk tepung kedelai yang sudah dikupas, kacang harus dikupas juga. Pengelupasan meningkatkan pelepasan minyak karena jarak yang ditempuh oleh partikel minyak ke permukaan dipersingkat, mempercepat proses.
2. Ekstraksi pelarut
Dalam proses ini, pelarut digunakan untuk melarutkan partikel minyak yang ada di dalam kedelai untuk memisahkan tepung dan minyak. Pertama, kedelai disiapkan untuk ekstraksi dengan membersihkan, mengkondisikan, mengeringkan dan mengelupas kacang yang dimasukkan ke dalam proses. Kacang juga dapat dikupas, dan diklasifikasikan menjadi kacang belah dan utuh melalui penyaringan. Setelah kacang dikupas dan disiapkan untuk ekstraksi, pelarut non-polar ditambahkan untuk ekstraksi padat-cair partikel minyak dari serpihan kedelai. Biasanya, hidrokarbon ringan yang terutama terdiri dari alkana enam karbon yang dikenal sebagai “heksana” dengan titik didih rendah digunakan untuk ekstraksi minyak.
